OKU Selatan – Sebuah perselisihan berdarah terjadi antara dua orang pria yang merupakan tetangga di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan. Perkelahian sengit ini berujung tragis setelah salah satu dari mereka, seorang pria paruh baya bernama Johan (65), tewas akibat luka tusuk senjata tajam jenis garpu.
Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston L Sinaga, mengonfirmasi bahwa terduga pelaku telah berhasil diringkus dan kini sedang menjalani proses pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.
Kronologi Kejadian Insiden maut ini bermula ketika pelaku, Ifri Okpiter (37), sedang berada di rumah tetangganya. Di tengah kunjungannya, Ifri mendengar suara gaduh dari arah rumahnya sendiri berupa teriakan serta suara orang yang menggedor-gedor pintu.
Merasa ada yang tidak beres, Ifri segera pulang untuk mengecek. Betapa terkejutnya ia saat mendapati Johan—yang tak lain adalah tetangganya sendiri—telah berada di dalam rumahnya sambil menenteng sebilah parang.
Suasana langsung memanas. Menurut keterangan kepolisian, Johan sempat menyerang Ifri menggunakan parang tersebut. Ifri berusaha menyelamatkan diri dengan menangkis serangan menggunakan tangan kanannya, hingga akhirnya ia terjatuh dan mengalami luka di tangan.
Dalam posisi terdesak, Ifri yang panik kemudian mengambil senjata tajam berbentuk garpu yang diselipkannya di pinggang sebelah kiri. Tanpa pikir panjang, ia melancarkan tusukan menggunakan garpu tersebut ke arah punggung sebelah kiri dan telinga kanan Johan.
Korban Sempat Dilarikan ke Klinik Akibat perkelahian tersebut, kedua pria yang sama-sama terluka langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, nyawa Johan tidak berhasil diselamatkan akibat luka tusuk yang cukup parah yang dideritanya.
Sementara itu, pelaku Ifri langsung diamankan oleh warga sekitar bersama dengan petugas kepolisian dari Polsek Kisam Tinggi agar tidak terjadi amuk massa susulan. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di kantor polisi guna proses hukum lebih lanjut.

















Komentar ditutup.