Mandau, Target Tipikor.com–
Program pendidikan tentang keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya disampaikan melalui rambu dan aturan di jalan. Di lingkungan sekolah, pesan keselamatan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda supaya disiplin, bertanggung jawab, menghargai sesama, sekaligus peduli terhadap lingkungan.
Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) via program Police Go To School dan Green Policing yang dilaksanakan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis di SMAN 2 Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Pokok Jengkol, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Dihadiri Kepala SMAN 2 Mandau Alpian Lubis, majelis guru, para siswa, perwakilan PT. SLB. Senin (28/9/2026).
Dipimpin Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Shandra Amalia, S.Tr.K., S.I.K., melalui PS Kanit Kamsel Satlantas Polres Bengkalis AIPTU Riduan Z, S.H., M.H., bersama anggota Unit Kamsel BRIPTU Debora Simatupang, S.E.
Di hadapan para siswa, kepolisian tidak hanya berbicara tentang aturan berlalu lintas. Pesan yang disampaikan menyentuh persoalan karakter, persatuan, persaudaraan, kekerasan, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Topik diskusi Polisi Sahabat Anak, para pelajar diajak menjaga persatuan dan tali persaudaraan, menghormati teman, menjauhi tindakan kekerasan dan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Para siswa diingatkan untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar, terutama pada malam hari. Selain melanggar aturan, perilaku tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Teori keselamatan diarahkan pada hal-hal sederhana yang harus menjadi kebiasaan setiap pelajar, khususnya yang menggunakan sepeda motor. Polisi mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan helm berstandar SNI, baik bagi pengendara maupun penumpang.
Para siswa dimotivasi menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari diri sendiri, kemudian mengajak keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama membangun budaya tertib di jalan raya.
PS Kanit Kamsel Satlantas Polres Bengkalis AIPTU Riduan Z, S.H., M.H., mengatakan, kegiatan Dikmas Lantas melalui program Police Go To School merupakan upaya kepolisian meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar, terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
AIPTU Riduan Z berharap, Semoga kegiatan Dikmas Lantas ini menjadikan masyarakat pengguna jalan lebih taat dan tertib dalam berlalu lintas serta bisa menekan angka kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bengkalis.
Pelajar merupakan bagian dari generasi penerus yang sejak dini perlu dibekali pemahaman tentang aturan, keselamatan, disiplin, tanggung jawab sebagai pengguna jalan.
Tidak hanya keselamatan berlalu lintas, kepolisian mengajak para siswa dan tenaga pendidik mendukung program Green Policing melalui kegiatan penghijauan. Meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup. Pembentukan karakter disiplin, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan peduli terhadap keselamatan bersama.
Kepala SMAN 2 Mandau Alpian Lubis mengapresiasi dan terima kasih kepada Satlantas Polres Bengkalis yang telah melaksanakan Police Go To School dan Green Policing di lingkungan sekolah. Keselamatan berlalu lintas yang diberikan langsung oleh kepolisian memberikan manfaat bagi para siswa. Selain memahami aturan lalu lintas, siswa mendapatkan penguatan tentang pentingnya menggunakan helm berstandar SNI dan menghindari perilaku berisiko seperti balap liar.
Alpian Lubis mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Satlantas Polres Bengkalis atas edukasi keselamatan berlalu lintas serta kegiatan Green Policing melalui penanaman pohon di lingkungan SMAN 2 Mandau. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa, baik dalam meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas maupun menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Para siswa untuk semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan raya dan menerapkan budaya tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Mengapresiasi dukungan PT SLB yang turut berkontribusi dalam kegiatan penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan di lingkungan pendidikan.

Sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan dan dunia usaha perlu terus dibangun. Edukasi karakter kepada siswa, tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, diperkuat melalui pengalaman dan pembelajaran langsung bersama berbagai pihak. Kegiatan Police Go To School dan Green Policing di SMAN 2 Mandau menjadi ruang pertemuan antara pesan keselamatan di jalan dan kepedulian terhadap lingkungan. Para siswa diajak memahami keselamatan berlalu lintas dimulai dari kepatuhan terhadap aturan. Di sisi lain, mereka diperkenalkan pada pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Kolaborasi kepolisian, sekolah dan pihak pendukung diharapkan dapat terus berlanjut melalui kegiatan edukasi yang menyentuh langsung kehidupan para pelajar.
Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menanamkan disiplin, membangun karakter, menjunjung persaudaraan, menjauhi kekerasan, mengutamakan keselamatan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. ( simon parlaungan – Rilis)

















Komentar ditutup.