Pada hari Sabtu dan Minggu tgl 1dan 2 Agustus 2026. Pimpinan pusat PPM yg di ketua oleh ketua umum Patria Paramita Mulia berikan bantuan sosial atas musibah kebakaran yg menimpa Kampung adat Yg terjadi tgl 25 juli 2026. di kampung adat kasepuhan cipta Mulya desa sirna resmi kecamatan cisolok kabupaten Sukabumi Jawa Barat . Menghanguskan 61 rumah adat , 1 rumah gede ( Balai Riung ), dan 49 leuit ( lumbung padi ) .
PP PPM hadir dilokasi untuk ukuran tangan bagi yg terkena musibah Kebakaran yg menghanguskan puluhan Rumah adat , PP PPM di hadiri oleh ketua Bidang Keanggotaan dan kaderisasi Agus Jagur A. Md dan Sekjend. M. Taufik Saeful S.com .


Pemberian sosial tersebut berupa : Perlengkapan mandi, ( amenitis ) , buku buku tulis + pelajaran dan makanan serta minuman buat anak anak. Dlm kesempatan ini begitu banyak organisasi yg andil dan ikut prihatin atas kejadian musibah ini. Termasuk pimpinan pusat PPM yg merupakan organisasi keluarga besar TNI dibawah binaan LVRI dan TNI serta polri’.
Kasepuhan Ciptamulya secara administratif terletak di Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Orang Kasepuhan atau kaolotan adalah orang-orang yang masih menganut aturan adat, mulai dari kehidupan sehari-hari sampai tata cara pengelolaan lahan. Kepercayaan asal kami, yaitu Islam Pangandika Gusti Rasul.
Mata pencaharian Masyarakat Adat adalah bertani (sawah dan huma) serta memanfaatkan hasil hutan. Berbeda dengan praktik pertanian pada umumnya, orang Kasepuhan hanya bertani sebanyak satu kali dalam setahun. Di balik itu, kami percaya bertani satu kali dalam setahun dapat menjaga zat hara yang terkandung dalam tanah agar tidak habis, sehingga tanah akan tetap subur.
Pada masa istirahat setelah panen padi, kami biasanya akan melakukan pekerjaan sampingan, yakni menanam tanaman jangka pendek, seperti tomat, jagung, cabai, dan sayuran lainnya. Selain untuk dikonsumsi sendiri, kami juga menjualnya ke pasar-pasar terdekat.
Pada saat kejadian semua masyarakat adat tersebut sedang berada di sawah dan kebun. Menurut Abah Hendra ini kejadian begitu singkat sepertinya dari konsleting listrik merembet ke bahan mudah terbakar dan hampir semua ko adat ini bahanya dr alam seperti kayu , bambu , dan atap ijuk.
Dlm kesempatan ini juga PPM memberikan penghiburan dg membagikan makanan bergizi siap saji serta minuman susu.
Kami semua turut prihatin semoga pemerintah bisa membantu mewujudkan dan membangun kembali Rumah adat ini serta pertahankan cagar budaya Sunda yg selama ini masih dilestarikan.
Imbuh Agus Jagur.















