Menu

Dark Mode
Eryko Bakti Irianto Terpilih sebagai Ketua FK LPM Kota Bogor Periode 2026–2031 Peserta Hoegeng Awards Terus Meningkat Disebut Bukti Banyak Polisi Baik Seorang Perwira AKP Pardiman Diciduk Bareskrim Bersama 6 Anak Buah, Peredaran Gelap Narkoba Ucapan Menteri Agama: Jadi Guru Itu Bayarannya Pahala, Jangan Mengharap Uang KEJAGUNG TEMUKAN UANG RP1 TRILIUN DAN EMAS 51 KG DI KEDIAMAN MANTAN PEJABAT MAHKAMAH AGUNG, ZAROF RICAR Niat Kembalikan Ubi yang Dicuri, Seorang Remaja Dianiaya dan Dibakar Hidup-hidup oleh ASN dan Polisi

Headline

Pemuda Pancasila Leuwiliang Tolak Aksi Begal Berkedok Debt Collector

badge-check

Pemuda Pancasila Leuwiliang Tolak Aksi Begal Berkedok Debt Collector Perbesar

Bogor, Senin 27 Juli 2026 — Pemuda Pancasila Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk aksi kriminalitas, khususnya begal yang berkedok sebagai debt collector atau yang dikenal dengan sebutan “matel” (mata elang).

Penolakan ini disampaikan menyusul kejadian yang terjadi sehari sebelumnya, di mana seorang bocah menjadi korban perampasan sepeda motor oleh pelaku yang diduga beraksi dengan modus sebagai debt collector. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Kandang Sapi, Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang.

Menurut nara sumber , bersama jajaran Pemuda Pancasila Kecamatan Leuwiliang, mengecam keras tindakan tersebut yang dinilai sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

“Kami sangat prihatin dan geram atas kejadian ini, terlebih korbannya adalah seorang anak. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Pemuda Pancasila juga menegaskan akan bersinergi dengan unsur Muspika Kecamatan Leuwiliang, termasuk pihak Kepolisian Sektor (Polsek) dan Koramil, untuk mengambil langkah tegas terhadap segala bentuk aksi kriminalitas serupa di wilayah Leuwiliang dan sekitarnya, termasuk Kecamatan Leuwisadeng.

Modus operandi pelaku umumnya memanfaatkan kondisi jalan yang sepi, terutama pada malam hari, saat korban kurang waspada karena fokus berkendara. Pelaku biasanya mengikuti target terlebih dahulu sebelum melakukan aksi perampasan secara paksa.

Atas kejadian ini, Pemuda Pancasila mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di lokasi rawan dan pada waktu-waktu sepi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan setempat.

Pemuda Pancasila Kecamatan Leuwiliang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah serta melindungi masyarakat dari segala bentuk tindakan kriminal yang meresahkan.

“Kami menolak keras keberadaan begal berkedok debt collector. Keamanan masyarakat adalah prioritas utama,” tutup pernyataan tersebut.

 

Aska

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Eryko Bakti Irianto Terpilih sebagai Ketua FK LPM Kota Bogor Periode 2026–2031

2 August 2026 - 07:13 WIB

Peserta Hoegeng Awards Terus Meningkat Disebut Bukti Banyak Polisi Baik

2 August 2026 - 07:07 WIB

Seorang Perwira AKP Pardiman Diciduk Bareskrim Bersama 6 Anak Buah, Peredaran Gelap Narkoba

2 August 2026 - 07:04 WIB

Ucapan Menteri Agama: Jadi Guru Itu Bayarannya Pahala, Jangan Mengharap Uang

2 August 2026 - 07:01 WIB

KEJAGUNG TEMUKAN UANG RP1 TRILIUN DAN EMAS 51 KG DI KEDIAMAN MANTAN PEJABAT MAHKAMAH AGUNG, ZAROF RICAR

2 August 2026 - 06:59 WIB

Trending on Headline