Terong 20 Kg Hasil Panen SAE Lapas Labuhan Bilik Laris Manis di Pasar Tradisional
LABUHAN BILIK – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Bilik menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Labuhan Bilik sukses memanen sebanyak 20 kilogram terong segar pada Senin (13/07/2026).

Menariknya, hasil panen tersebut langsung dipasarkan ke Pasar Tradisional Labuhan Bilik. Langkah ini menjadi bukti konkret keberhasilan program pembinaan kemandirian yang berjalan optimal di dalam lapas.
Kegiatan ini pun dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung penuh Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terkait kemandirian pangan, yang selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Panen hari ini bukan sekadar tentang angka 20 kilogram terong, melainkan tentang pembuktian warga binaan kami mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat luar. Ini adalah implementasi langsung dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Program Aksi Kemenimipas untuk mewujudkan kemandirian pangan. Kami ingin ketika mereka bebas nanti, mereka sudah memiliki bekal keahlian yang kuat untuk berwirausaha,” ujar Leonardo Pandjaitan, Kalapas Labuhan Bilik.
Senada dengan Kalapas, Kasubsi Pembinaan, Felix Priyatna Tarigan, menjelaskan bagaimana proses edukasi pertanian ini diterapkan secara konsisten kepada warga binaan.
“Kami di bidang pembinaan terus konsisten mendampingi dan mengedukasi warga binaan, mulai dari pengolahan lahan, perawatan, hingga masa panen seperti hari ini. Hasil panen yang langsung diserap oleh Pasar Tradisional Labuhan Bilik membuktikan bahwa kualitas produk warga binaan kita memiliki daya saing yang baik di pasar local,” ujar Felix.
“Program SAE ini memberikan kami kesempatan kedua dan ilmu bertani yang sangat berharga. Kami merasa tetap berguna bagi masyarakat meskipun sedang menjalani masa pidana,” tutur Dian, Warga Binaan Lapas Labuhan Bilik.
Dengan adanya kegiatan terintegrasi seperti ini, Lapas Labuhan Bilik membuktikan bahwa proses pemasyarakatan kini berfokus pada pembangunan manusia yang mandiri, produktif, dan siap mendukung ketahanan pangan, target tipikor.com
















